Triwulan III 2026 · 1 & 2 Korintus · Pelajaran 10

Pelayanan Kristen yang Sejati

Penuntun guru Sekolah Sabat, disusun dari pelajaran resmi pekan ini.

  • Sabat5 September 2026
  • Waktu40 menit
  • KelasDewasa
Pekan pelajaran
29 Agustus – 4 September 2026, dibahas di kelas pada Sabat 5 September
Bacaan Pekan Ini
3:1-9; 4:7-18; 5:11-15; 1:19-23; 2:13-16; 6:11-18; 7:1-16
Ayat Kunci yang dibawa pulang
2 Korintus 3:2: “Kamu adalah surat pujian kami yang tertulis dalam hati kami dan yang dikenal dan yang dapat dibaca oleh semua orang.”

“Dalam segala hal kami ditindas, namun tidak terjepit; kami habis akal, namun tidak putus asa; kami dianiaya, namun tidak ditinggalkan sendirian, kami dihempaskan, namun tidak binasa. Kami senantiasa membawa kematian Yesus di dalam tubuh kami, supaya kehidupan Yesus juga menjadi nyata di dalam tubuh kami.”

2 Korintus 4:8-10 (Terjemahan Baru). Pelajaran mencetaknya dalam ESV; teks di atas Terjemahan Baru.

1 Apa yang Sebenarnya Diperdebatkan Pekan Ini

Pekan lalu Paulus membela diri terhadap tuduhan tidak tulus. Pekan ini ia berhenti membela diri dan mulai melukis: seperti apa pelayanan yang sejati itu. Judulnya terdengar seperti pelajaran untuk pendeta. Bukan. Ini pelajaran tentang apa yang menjadi bukti bahwa hidup seseorang dipakai Allah.

Di Korintus, surat rekomendasi adalah alat kuasa. Kota itu menghargai kehormatan, status, dan pembicara yang fasih. Para penentang Paulus datang membawa surat. Paulus tidak.

Jawabannya di 3:2 adalah salah satu kalimat paling berani dalam surat ini: kamulah surat pujian kami. Bukti pelayanan bukan kertas, melainkan orang. Bukan gelar, bukan pengalaman, bukan jabatan, melainkan orang-orang yang hidupnya berubah dan dapat dibaca oleh semua orang.

Lalu Paulus menunjukkan harganya, dan di sinilah pekan ini berhenti menjadi nyaman. Pelayanan yang sejati berarti menjadi bejana tanah liat yang ditindas tetapi tidak terjepit (4:7-9). Berarti hati yang terbuka lebar sampai bisa ditolak (6:11). Berarti integritas yang tidak bisa ditawar (4:2). Dan berarti keterpisahan yang nyata dari nilai-nilai dunia (6:14-17).

Yang tidak dikatakan pelajaran ini: bahwa penderitaan itu sendiri membuktikan kerohanian, atau bahwa hukum Taurat itu buruk. Paulus membandingkan dua pelayanan, bukan dua Allah.

Ke mana pekan ini menuju: kepada satu pertanyaan yang tidak bisa dijawab dengan riwayat pelayanan. Siapa surat pujian Anda?

2 Sasaran

  • Tahu

    Bahwa bukti pelayanan yang sejati menurut Paulus adalah orang yang berubah, bukan kredensial, dan bahwa bukti itu selalu mahal: penderitaan, keterbukaan, integritas, dan keterpisahan.

  • Rasa

    Ketidaknyamanan seorang anggota lama yang sudah puluhan tahun di jemaat dan tiba-tiba ditanya nama, bukan jabatan.

  • Buat

    Sebutkan dalam hati satu nama: orang yang hidupnya berubah karena Anda pernah ada di sana. Kalau tidak ada namanya, sebutkan satu orang yang minggu depan bisa mulai menjadi nama itu, dan hubungi dia.

Sasaran ini cukup konkret untuk ditolak. Sebagian anggota akan berkata mereka tidak punya nama. Itu jawaban yang jujur, dan itu justru pelajaran pekan ini.

3 Rencana Diskusi, 40 Menit

  • Kelas ini sudah mempelajari daur pelajaran ini tiga atau empat kali. Musuhnya bukan ketidakmengertian, melainkan pengenalan: “yang ini kami sudah tahu” menutup kelas lebih cepat daripada kebingungan. Ambil hari yang mereka rasa sudah dikuasai, yaitu Rabu: hampir semua orang di ruangan ini pernah mendengar “jangan menjadi pasangan yang tidak seimbang” dikhotbahkan hanya tentang pernikahan.
  • Ada tua-tua dan pengurus di ruangan, jadi salah di depan umum ada harganya, dan orang akan bermain aman. Minta bacaan sebelum minta putusan. Kalau ada jawaban yang keliru, jangan Anda yang memperbaiki: minta orang kedua membacakan ayatnya dan biarkan teks yang memutuskan.

Pembuka, menit 0–3

“Jangan menjadi pasangan yang tidak seimbang. Satu kalimat saja: selama ini, ayat itu tentang apa, dalam setiap khotbah yang pernah Anda dengar?”

Hampir pasti jawabannya pernikahan, dan itu memang salah satu penerapannya. Biarkan empat atau lima orang menjawab, lalu bacakan 6:14-16 dan sebutkan lima pertentangannya:

“Kebenaran dan kedurhakaan. Terang dan gelap. Kristus dan Belial. Orang percaya dan orang tak percaya. Bait Allah dan berhala. Lima pertentangan, dan semuanya tentang kepada siapa Anda berpihak.”

Lalu klaim pekan ini dalam satu kalimat: pelayanan yang sejati dibuktikan oleh orang yang berubah, dan selalu ada harganya.

Rencana waktu

MenitGerakanCatatan
0–3Pembuka: ayat itu tentang apa selama iniOrang lain sudah bicara di menit kedua
3–6Ayat Hafalan 4:8-10 dibaca keras, satu pertanyaanEmpat pasang, dan penderitaannya tidak berhenti
6–16Rabu: hari yang menanggung beban. Baca 6:14-18, lalu Pertanyaan 1Di sinilah ada harganya
16–26Minggu: pertanyaan besar kedua. Baca 3:1-3, lalu Pertanyaan 2Di sinilah kelas berpikir sendiri
26–32Senin, Selasa, Kamis dilewati cepatPotong ini lebih dulu kalau waktu habis
32–38Penerapan: satu namaCukup spesifik untuk ditolak orang
38–40Ayat Kunci 3:2, satu kalimat, doaBerakhir pada teks

Setiap hari mendapat tempat: Minggu di 16–26; Senin, Selasa dan Kamis di 26–32; Rabu di 6–16. Gambaran bejana tanah liat dari Senin dipakai lagi di penerapan.

Kalau waktu terpotong, pendekkan 26–32 menjadi tiga kalimat. Jangan pernah memotong penerapan. Untuk kelas yang suka bicara, pembicara dominan diatasi dengan kelompok tiga orang selama empat menit kalau perlu.

Penutup, menit 38–40

Bacakan 2 Korintus 3:2 sekali lagi, pelan. Lalu satu kalimat:

“Paulus tidak punya surat rekomendasi. Ia punya orang. Pertanyaannya bukan apakah Anda layak, tetapi siapa yang bisa dibaca orang lain.”

Lalu doa. Jangan meringkas pelajaran dalam doa.

4 Peta Hari demi Hari

HariJudulAyatMasuk blok
Minggu, 30 AguBuah Pelayanan yang Sejati3:1-916–26
Senin, 31 AguPenderitaan dan Kemuliaan4:7-1826–32
Selasa, 1 SepPelayanan Pendamaian5:11-2126–32
Rabu, 2 SepPanggilan kepada Kekudusan6:11-186–16
Kamis, 3 SepPenghiburan dan Sukacita7:2-1626–32

Kutipan SDABC di bawah adalah parafrase paragraf pertama komentar, bukan kutipan kata demi kata. Kutipan Ellen G. White adalah teks verbatim; tab Indonesia pada setiap kartu adalah terjemahan kerja, bukan edisi Indonesia terbitan resmi.

Minggu: Buah Pelayanan yang Sejati

30 Agustus · menit 16–26, pertanyaan besar kedua

3:1-9

Apa yang dikerjakan hari ini

Memasang tesis pekan ini. Paulus mendefinisikan ulang apa yang dihitung sebagai bukti.

Yang perlu dipegang

  • 3:2 adalah kalimatnya: kamulah surat pujian kami. Bukti pelayanan adalah orang, bukan kertas.
  • Paulus tidak menyebut hukum Taurat buruk. Ia membandingkan dua pelayanan: yang tertulis di loh batu dan yang tertulis di hati (3:3). Lihat Bagian 8.
  • 3:5: kesanggupan itu datang dari Allah. Paulus menutup pintu bagi pembacaan bahwa buah pelayanan adalah prestasi pelayan.

Kutipan untuk hari ini

“Dinyatakan dengan jelas” secara harfiah berarti “dibuat dikenal”, “disingkapkan”. Dunia membutuhkan lebih banyak orang Kristen yang dapat dibaca. Bahasa hidup yang seperti Kristus ditujukan bagi seluruh umat manusia.

Gunanya: kalimat “orang Kristen yang dapat dibaca” adalah cara tercepat membuat ayat 2 konkret. Satu kalimat di menit ke-18.

Di pasal 2:17 Paulus mempertentangkan dirinya dengan para pemimpin palsu yang memalsukan firman Allah di Korintus. Ada kemungkinan besar pernyataannya yang terang itu disalahmengerti dan memancing kritik: apakah Paulus memuji diri sendiri?

Gunanya: menjelaskan mengapa Paulus terdengar defensif di awal pasal 3. Cadangan saja.

“Para penentang Paulus datang ke Korintus membawa surat rekomendasi. Paulus tidak punya. Jawabannya: kamulah suratku. Bukti pelayanan adalah orang yang berubah, dan itu tidak bisa dipalsukan.”

Pertanyaan cadangan

“Paulus menyebut jemaat Korintus sebagai suratnya, padahal jemaat itu penuh perpecahan dan dosa. Apakah surat pujian harus sempurna dulu supaya bisa dibaca?”

Senin: Penderitaan dan Kemuliaan

31 Agustus · menit 26–32

4:7-18

Apa yang dikerjakan hari ini

Menunjukkan harga pertama. Bejana tanah liat, dan empat pasang pertentangan yang tidak pernah mengatakan bahwa penderitaannya berhenti.

Yang perlu dipegang

  • Empat pasang di 4:8-9: ditindas tetapi tidak terjepit, habis akal tetapi tidak putus asa, dianiaya tetapi tidak ditinggalkan, dihempaskan tetapi tidak binasa. Perhatikan apa yang tidak dikatakan: penindasannya tidak berhenti.
  • Harta itu bukan Paulus. 4:7: hartanya adalah pengenalan akan kemuliaan Allah di dalam wajah Kristus, dan bejananya memang tanah liat.
  • 4:17 memakai perbandingan yang ekstrem: penderitaan ringan yang sekejap melawan kemuliaan kekal. SDABC menyebutnya salah satu bagian paling tegas dalam seluruh tulisan Paulus.

Kutipan untuk hari ini

Ayat 8-10 memuat empat pasang pertentangan. Di satu sisi menggambarkan kelemahan bejana tanah, di sisi lain keunggulan kuasa Allah justru di dalam kelemahan itu. Setiap orang Kristen, khususnya pelayan Kristen, mendapati dirinya di tengah peperangan panjang antara Kristus dan Setan.

Gunanya: mengangkat empat pasang itu dari daftar keluhan menjadi bagian pertentangan besar. Bacakan di menit 26–32.

“Paulus tidak berkata penderitaannya berhenti. Ia berkata ia tidak binasa. Ada jarak antara ‘tidak binasa’ dan ‘baik-baik saja’, dan sebagian dari kita hidup di jarak itu bertahun-tahun.”

Pertanyaan cadangan

“Empat pasang itu berkata ditindas tetapi tidak terjepit. Di mana batas antara ‘tidak binasa’ dan ‘baik-baik saja’?”

Selasa: Pelayanan Pendamaian

1 September · menit 26–32

5:11-21; 1:19-23; 2:13-16

Apa yang dikerjakan hari ini

Memberi nama pada pekerjaannya. Bukan sekadar memberitakan, melainkan mendamaikan.

Yang perlu dipegang

  • 5:18: Allah yang mendamaikan, lalu memberikan pelayanan pendamaian itu kepada kita. Urutannya penting: kita tidak menciptakan pendamaian, kita meneruskannya.
  • 5:20 memakai kata presbeuō, utusan resmi. SDABC mencatat bahwa seorang utusan berwibawa bukan karena dirinya, melainkan karena yang mengutusnya.
  • 5:14 memberi motifnya: kasih Kristus yang menguasai kami. Bukan kewajiban, bukan rasa bersalah.

Kutipan untuk hari ini

“Kami adalah utusan” dari presbeuō, secara harfiah “menjadi lebih tua”, lalu “menjadi tua-tua”, “menjadi utusan”. Kata ini menandai utusan sebagai orang yang dibedakan oleh kehormatan dan pengalaman, dan karena itu diberi wewenang. Utusan Kristus menjadi utusan karena keterikatan lebih dahulu kepada Dia.

Gunanya: menjawab anggota yang merasa tidak cukup layak untuk melayani. Wibawa utusan bukan miliknya sendiri.

“Allah mendamaikan kita lebih dahulu, lalu menyerahkan pekerjaan yang sama ke tangan kita. Kita tidak memulai pendamaian; kita meneruskannya kepada orang berikutnya.”

Pertanyaan cadangan

“Paulus menyebut dirinya utusan yang mewakili Kristus. Kalau seorang utusan salah berbicara, siapa yang tercemar namanya?”

Rabu: Panggilan kepada Kekudusan

2 September · menit 6–16, hari yang menanggung beban

6:11-18; 7:1

Apa yang dikerjakan hari ini

Membayar harganya. Dan menjadi hari yang paling mungkin diperdebatkan, karena kelas sudah punya jawaban yang siap sebelum ayatnya dibuka.

Ini hari yang menanggung beban. Bacakan 6:14-18 keras-keras dari Alkitab. Lima ayat. Sisakan delapan menit untuk pertanyaan, dan biarkan hening empat sampai enam detik setelah pertanyaannya.

Yang perlu dipegang

  • Sebelum tuntutan keterpisahan, ada 6:11: hati kami terbuka lebar. SDABC mencatat bahwa hanya di sini Paulus menyebut “hai orang Korintus” dengan nama. Perintah memisahkan diri datang dari orang yang lebih dahulu membuka hatinya.
  • Lima pertentangan di 6:14-16 semuanya tentang keberpihakan, bukan tentang urusan rumah tangga. Tetapi jangan berlebihan ke arah sebaliknya: lihat Bagian 6, butir 2.
  • “Memikul kuk” adalah istilah pertanian. 22:10: jangan membajak dengan lembu dan keledai bersama-sama. Dua binatang dengan langkah dan kekuatan yang berbeda, terikat pada satu bajak. Itu gambarannya, dan itu bukan soal kebencian melainkan soal langkah yang tidak sama.
  • Peringatan yang penting di kelas Advent: “orang tak percaya” di ayat 14 tidak berarti “bukan anggota gereja kita”. Paulus menyandingkan kata itu dengan Belial. Yang dipersoalkan adalah keberpihakan kepada Kristus melawan ketidakpercayaan, bukan kesepakatan pada setiap butir ajaran. (Cameron, ssnet.)
  • Alasannya diberikan di 6:16: kamulah bait Allah yang hidup. Keterpisahan itu bukan aturan, melainkan akibat dari siapa mereka.
  • 7:1 menutup rangkaian yang dimulai di 6:14. Janji dulu, baru tuntutan.

Kutipan untuk hari ini

“Jangan menjadi” secara harfiah “jangan menjadi”. Pasal 6:14 sampai 7:1 merupakan satu sisipan panjang. Isinya peringatan terhadap segala macam pergaulan dengan orang tak percaya yang menempatkan orang Kristen dalam keadaan di mana sulit atau mustahil menghindari kompromi terhadap prinsip. Larangan ini mencakup hubungan pernikahan, tetapi sama sekali tidak terbatas pada itu.

Gunanya: ini kalimat yang menjaga Anda dari dua kesalahan sekaligus. Bacakan di menit ke-12, sesudah kelas sempat menyempitkannya ke pernikahan dan sebelum ada yang menyimpulkan bahwa pernikahan tidak termasuk.

Paulus menggabungkan beberapa bagian Perjanjian Lama seperti Yesaya 52:11-12 dan Yeremia 51:6, 45. Rujukan sejarahnya adalah keluarnya orang Israel dari Babel kuno, yang Paulus pakai sebagai gambaran keterpisahan umat Allah dari dunia dan dari Babel rohani.

Gunanya: menghubungkan hari ini dengan Wahyu 18:4. Lihat Bagian 6, butir 3. Pakai hanya kalau ada yang bertanya.

Pertanyaan cadangan

“Alasan yang Paulus berikan di ayat 16 adalah bahwa mereka bait Allah. Kalau alasannya begitu, apakah keterpisahan itu aturan atau akibat?”

Kamis: Penghiburan dan Sukacita

3 September · menit 26–32

7:2-16

Apa yang dikerjakan hari ini

Menutup lingkaran yang dimulai di pasal 1. Titus datang, kabarnya baik, dan Paulus meledak dalam sukacita.

Yang perlu dipegang

  • 7:3: “kamu telah beroleh tempat di dalam hati kami, sehingga kita sehidup semati.” Ini bahasa yang jarang dipakai seorang pemimpin kepada jemaat yang baru saja melukainya.
  • Kata parakaleō dan paraklēsis muncul tujuh kali di pasal 7. Pasal 1 dibuka dengan penghiburan; pasal 7 menutup dengan penghiburan.
  • 7:10 membedakan dukacita menurut kehendak Allah dari dukacita dunia. Pekan lalu bahan ini sudah dibahas; jangan diulang panjang.

Kutipan untuk hari ini

“Keberanian” dari parrēsia, kata yang menunjuk pada keyakinan batin dan juga pada keterusterangan berbicara. Kemegahan Paulus atas mereka memantulkan keyakinan batin itu. Di 7:4-16 Paulus meneguhkan kembali sukacitanya karena kabar baik yang dibawa Titus.

Gunanya: satu kalimat penutup untuk hari Kamis di menit 26–32.

“Surat ini dibuka dengan penghiburan di pasal 1 dan ditutup dengan penghiburan di pasal 7. Di antaranya ada tuduhan, surat yang menyakitkan, dan pendamaian. Itulah bentuk pelayanan yang sejati: tidak lurus, tetapi tidak berhenti.”

Pertanyaan cadangan

“Paulus berkata kepada jemaat yang baru melukainya: kita sehidup semati. Apa yang memungkinkan seseorang berkata begitu?”

5 Dua Pertanyaan yang Layak Diberi Waktu

Keduanya berdiri sendiri: pengantar menyampaikan faktanya, lalu pertanyaannya membuka penilaian. Anggota yang belum membaca pelajaran tetap bisa menjawab.

menit 6–16, blok Rabu

“Paulus menyuruh mereka keluar dan memisahkan diri. Lima hal yang ia pertentangkan semuanya tentang keberpihakan. Lalu di ayat 16 ia memberi alasannya: kamulah bait Allah yang hidup.”

“Kalau itu alasannya, keterpisahan itu melindungi apa? Dan sebutkan satu hal dalam pekan Anda sendiri yang benar-benar akan tersentuh olehnya.”

Mengapa ini penting

Ini satu-satunya tempat pekan ini yang menuntut sesuatu dari kelas, bukan dari Paulus. Dan di kelas dewasa ini pertanyaannya melawan hafalan: mereka sudah tahu jawaban yang aman.

Jawaban yang akan muncul

Pernikahan lebih dulu. Lalu usaha bersama, lalu hiburan. Yang jarang muncul, dan yang paling dekat dengan teksnya, adalah ibadah: kepada siapa saya sebenarnya berpihak. Sebagian akan berkata keterpisahan itu berarti menjauhi orang, dan itu keberatan yang serius. Lihat Bagian 8.

Cara menjaganya tetap terbuka

Kalau ada yang menyempitkannya kembali ke pernikahan, jangan Anda yang memperbaiki. Minta orang kedua membacakan ayat 16 dan mengatakan alasan apa yang diberikan di sana. Kalau sebaliknya ada yang menyimpulkan bahwa pernikahan tidak termasuk, bacakan SDABC pada 6:14 di kartu hari Rabu, yang mengatakan larangan itu mencakup pernikahan tetapi tidak terbatas padanya.

menit 16–26, blok Minggu

“Para penentang Paulus datang ke Korintus membawa surat rekomendasi dari orang penting. Paulus tidak membawa satu pun. Ia berkata: kamulah surat pujian kami, yang dikenal dan dapat dibaca oleh semua orang.”

“Kalau bukti pelayanan adalah orang dan bukan kertas, siapa surat pujian Anda? Sebutkan satu nama dalam hati, jangan disebut keras.”

Mengapa ini penting

Di ruangan ini ada orang yang sudah memegang jabatan puluhan tahun. Pertanyaan ini tidak bisa dijawab dengan riwayat jabatan, dan itulah sebabnya ia bekerja.

Jawaban yang akan muncul

Kebanyakan diam. Sebagian akan menyebut anak atau cucu, yang sah. Sebagian akan sadar bahwa mereka tidak punya nama, dan itu bukan kegagalan pertanyaan, itu pelajarannya. Jangan buru-buru menghibur.

Cara menjaganya tetap terbuka

Jawaban Sekolah Sabat yang akan menutup pertanyaan ini adalah “yang penting kita setia melayani.” Buka lagi dengan: “Paulus bisa menyebut satu jemaat. Bukan kesetiaannya, tetapi mereka. Apa bedanya?” Lalu tunjuk ke 3:5: kesanggupan itu dari Allah, jadi pertanyaannya bukan tentang kehebatan siapa pun.

6 Latar yang Belum Dimiliki Kelas

1. Surat rekomendasi adalah alat kuasa, bukan formalitas

Di dunia Yunani-Romawi, seorang pengembara membawa surat dari sahabatnya untuk meminta kebaikan: penginapan, pertolongan, pekerjaan. Penulis surat menjamin watak si pembawa, dan penerima surat merasa berkewajiban memperlakukan si pembawa seperti ia akan memperlakukan si penulis. Surat itu memindahkan kehormatan.

Latar ini diberikan oleh Komentar Guru resmi pekan ini, yang mengutip Lexham Research Commentary pada 2 Korintus 3:1-3. Korintus adalah kota yang menghargai kehormatan, status, dan pembicara yang fasih, dan para penentang Paulus cocok dengan pola itu.

Ini mengubah bobot 3:2. Paulus tidak sedang merendah. Ia menolak seluruh sistem: ia tidak punya surat, dan ia mengatakan bahwa orang-orang yang berubah adalah mata uang yang lebih tinggi.

2. Dua kesalahan yang sama besarnya pada 6:14

Kelas Anda kemungkinan besar hanya pernah mendengar ayat ini tentang pernikahan. Itu terlalu sempit. Tetapi ada bahaya sebaliknya, dan seorang guru yang baru menemukan lima pertentangan itu mudah jatuh ke sana: menyimpulkan bahwa ayat itu bukan tentang pernikahan.

Dua sumber Advent di meja Anda menjaga keseimbangannya:

  • SDABC pada 6:14 menyatakan bahwa larangan itu “mencakup hubungan pernikahan, tetapi sama sekali tidak terbatas pada itu.”
  • Komentar Guru resmi pekan ini menulis bahwa ayat ini sering diterapkan secara luas, sedangkan konteksnya berbicara tentang panggilan pelayanan untuk hidup terpisah: bukan pengasingan, melainkan hidup yang jelas berbeda dari pola dan nilai dunia.

Jadi kalimat yang benar untuk kelas bukan “ini bukan tentang pernikahan”, melainkan: pernikahan adalah satu penerapan, bukan batasnya.

3. “Keluarlah dari antara mereka” adalah bahasa Babel

6:17 bukan kalimat Paulus sendiri. SDABC mencatat bahwa ia menggabungkan Yesaya 52:11-12 dengan Yeremia 51:6 dan 45, dan rujukan sejarahnya adalah orang Israel yang keluar dari Babel. Ketika mereka kembali dari pembuangan, mereka diperintahkan tidak membawa apa pun yang berbau penyembahan berhala.

Di sinilah satu ciri khas Advent berdiri sendiri tanpa dipaksakan. SDABC sendiri menghubungkan ayat ini dengan 18:4, seruan keluar dari Babel rohani. Kalau seorang anggota membawanya ke sana, ia tidak menyimpang: ia mengikuti tafsiran SDABC. Katakan kaitannya sekali, lalu kembali ke Korintus, karena yang Paulus tuntut di sini bersifat sekarang dan pribadi, bukan nubuatan akhir zaman.

7 Ellen G. White untuk Pekan Ini

Bacaan Jumat yang ditugaskan: Ellen G. White, “The Message Heeded,” hlm. 323–334, dalam The Acts of the Apostles. Buka daftar isinya. Ini bacaan yang sama dengan pekan lalu, dan pelajaran mengatakannya sendiri: bacalah ulang, kali ini dengan perhatian pada surat Paulus yang keras dan pada sukacitanya saat menerima kabar baik.

Kutipan yang menopang seluruh pekan

“The conversion of sinners and their sanctification through the truth is the strongest proof a minister can have that God has called him to the ministry. The evidence of his apostleship is written upon the hearts of those converted, and is witnessed to by their renewed lives. Christ is formed within, the hope of glory.”

The Acts of the Apostles, hlm. 328.1. Buka paragraf ini

“Pertobatan orang berdosa dan pengudusan mereka melalui kebenaran adalah bukti terkuat yang dapat dimiliki seorang pelayan bahwa Allah telah memanggilnya kepada pelayanan. Bukti kerasulannya tertulis pada hati orang-orang yang bertobat, dan disaksikan oleh hidup mereka yang diperbarui.”

The Acts of the Apostles, hlm. 328.1. Terjemahan kerja, bukan edisi Indonesia resmi

Gunanya: pelajaran mencetak kutipan ini di bagian Sabat Sore, dan ia mengatakan hal yang sama dengan 3:2 dengan kata lain: buktinya tertulis pada hati orang, bukan pada kertas. Bacakan di menit 16–26 sebagai penutup pertanyaan kedua, sesudah kelas diam. Berhenti setelah “the hope of glory”; kalimat berikutnya tentang penghiburan pelayan, dan itu mengalihkan perhatian dari orangnya ke pelayannya.

Catatan Roh Nubuat dalam pelajaran sendiri

Pelajaran mencetak kutipan Ellen G. White verbatim pada setiap hari, lengkap dengan halamannya. Dua yang paling terpakai:

  • Hari Senin, tentang penderitaan: “Jalan ke surga adalah jalan pemikul salib.” Ada satu kalimat yang keras di sana, bahwa ia merindukan bagian penderitaan itu. Kalau Anda membacakannya, bacakan seluruh paragrafnya; dipotong setengah kalimat itu bisa terdengar seperti mencari penderitaan.
  • Hari Rabu, tentang kekudusan: kekudusan hati dan kemurnian hidup adalah pokok besar pengajaran Kristus, dan kekudusan menghasilkan perbuatan yang benar. Ini menyeimbangkan hari Rabu supaya keterpisahan tidak terdengar hanya sebagai daftar larangan.

Kutipan John Huss pada hari Senin bukan kalimat Ellen G. White. Itu perkataan Huss yang dikutip Ellen G. White dalam The Great Controversy, hlm. 105. Kalau dibacakan, katakan “Huss berkata, sebagaimana dikutip dalam The Great Controversy”, bukan “Ellen White berkata”.

Teks yang sudah diperiksa adalah teks Inggrisnya. Tab Indonesia pada kartu di atas adalah terjemahan kerja. Kalau Anda memegang edisi Indonesia, pakai edisi itu.

8 Menangani Bagian yang Sulit

“Kalau kita harus memisahkan diri, bagaimana kita menginjili? Yesus makan bersama orang berdosa.”

Keberatan terbaik pekan ini, dan orang yang mengajukannya sedang membela Injil, bukan melawannya.

Jawabannya ada pada apa yang Paulus tuntut dan tidak tuntut. Lima pertentangan di 6:14-16 adalah soal persekutuan dan keberpihakan, bukan soal kehadiran. Paulus sendiri tinggal delapan belas bulan di Korintus. Dan SDABC pada 6:14 menyebut yang dilarang adalah pergaulan yang menempatkan orang Kristen dalam keadaan di mana sulit atau mustahil menghindari kompromi prinsip. Itu ujiannya: bukan siapa yang saya temui, tetapi apa yang harus saya korbankan untuk tetap di sana.

“Jadi perjanjian lama itu buruk? Hukum Taurat mematikan?”

Pelajaran sendiri sudah mendahului keberatan ini, dan patut dipuji untuk itu: pembaca yang terburu-buru bisa mengira perjanjian lama tidak memberi harapan keselamatan, dan itu tidak benar. Keselamatan tersedia di dalam kedua perjanjian.

Di kelas Advent keberatan ini punya bentuk yang lebih tajam, dan Bruce Cameron menuliskannya dengan jujur dalam Teaching Outline-nya: kita diajar bahwa Sepuluh Hukum adalah salinan tabiat Allah. Lalu Paulus menyebutnya pelayanan yang memimpin kepada kematian. Apakah kami diajar salah?

Jalan keluarnya bukan memperhalus Paulus, melainkan 31:31-34. Perjanjian yang baru tidak menghapus hukum itu; ia menuliskannya di hati. Jadi yang Paulus pertentangkan bukan hukum melawan Roh, melainkan hukum di atas batu melawan hukum di dalam hati. Isinya sama; tempatnya, dan karena itu kuasanya, berbeda.

Ajarkan perbandingannya sebagai dua pelayanan, bukan dua Allah dan bukan dua jalan keselamatan. 3:6: yang tertulis di loh batu menyatakan dosa dan menghukum; Roh memberi hidup. Kalau ada yang menarik ini ke arah bahwa hukum sudah tidak berlaku, kembalikan ke 3:3: hukum yang sama sekarang dituliskan di hati, bukan dihapus.

Baca 3:1-11 malam ini dan putuskan bagaimana Anda akan mengatakan perbandingan dua perjanjian itu dalam dua kalimat. Ini satu-satunya bahan pekan ini yang bisa memakan seluruh blok kalau Anda tidak siap, karena ia menyentuh hukum dan Sabat sekaligus.

“Paulus bilang penderitaannya ringan dan sekejap. Penderitaan saya tidak terasa ringan.”

Jangan buru-buru membela ayatnya. 4:17 memang memakai perbandingan yang ekstrem, dan SDABC menyebutnya salah satu bagian paling tegas dalam tulisan Paulus.

Perhatikan bahwa Paulus tidak berkata penderitaannya kecil. Ia berkata penderitaannya ringan dibandingkan. Dan orang yang menulis kalimat itu adalah orang yang dicambuk lima kali. Lalu tanyakan ke kelas: “Siapa yang berhak mengatakan kalimat itu kepada orang lain?” Hampir selalu jawabannya: hanya orang yang sedang menanggungnya sendiri.

Di mana pelajaran ini agak tipis

Hari Kamis mengatakan betapa banyak penghiburan dan sukacita yang dapat dibawa jemaat kepada hati para pelayannya dengan setia menyerahkan diri kepada Kristus. Kalimat itu benar, tetapi seperti pekan lalu, ia menggeser bagian ini dari pertobatan ke dukungan bagi pemimpin. Yang dikatakan 7:9-10 adalah bahwa dukacita mereka menghasilkan pertobatan.

Ajarkan teksnya. Sukacita Paulus datang karena mereka bertobat, bukan karena mereka mendukung dia. Jangan menyerang pelajaran di depan kelas; cukup ajarkan ayatnya.

A Lampiran A: Semua Ayat dalam Terjemahan Baru

A1. Ayat Hafalan dan Ayat Kunci

2 Kor 4:8Dalam segala hal kami ditindas, namun tidak terjepit; kami habis akal, namun tidak putus asa;
2 Kor 4:9kami dianiaya, namun tidak ditinggalkan sendirian, kami dihempaskan, namun tidak binasa.
2 Kor 4:10Kami senantiasa membawa kematian Yesus di dalam tubuh kami, supaya kehidupan Yesus juga menjadi nyata di dalam tubuh kami.
2 Kor 3:2Kamu adalah surat pujian kami yang tertulis dalam hati kami dan yang dikenal dan yang dapat dibaca oleh semua orang.

A2. 2 Korintus 3:1-11, untuk blok Minggu

1 Adakah kami mulai lagi memujikan diri kami? Atau perlukah kami seperti orang-orang lain menunjukkan surat pujian kepada kamu atau dari kamu?

2 Kamu adalah surat pujian kami yang tertulis dalam hati kami dan yang dikenal dan yang dapat dibaca oleh semua orang.

3 Karena telah ternyata, bahwa kamu adalah surat Kristus, yang ditulis oleh pelayanan kami, ditulis bukan dengan tinta, tetapi dengan Roh dari Allah yang hidup, bukan pada loh-loh batu, melainkan pada loh-loh daging, yaitu di dalam hati manusia.

4 Demikianlah besarnya keyakinan kami kepada Allah oleh Kristus.

5 Dengan diri kami sendiri kami tidak sanggup untuk memperhitungkan sesuatu seolah-olah pekerjaan kami sendiri; tidak, kesanggupan kami adalah pekerjaan Allah.

6 Ialah membuat kami juga sanggup menjadi pelayan-pelayan dari suatu perjanjian baru, yang tidak terdiri dari hukum yang tertulis, tetapi dari Roh, sebab hukum yang tertulis mematikan, tetapi Roh menghidupkan.

7 Pelayanan yang memimpin kepada kematian terukir dengan huruf pada loh-loh batu. Namun demikian kemuliaan Allah menyertainya waktu ia diberikan. Sebab sekalipun pudar juga, cahaya muka Musa begitu cemerlang, sehingga mata orang-orang Israel tidak tahan menatapnya. Jika pelayanan itu datang dengan kemuliaan yang demikian

8 betapa lebih besarnya lagi kemuliaan yang menyertai pelayanan Roh!

9 Sebab, jika pelayanan yang memimpin kepada penghukuman itu mulia, betapa lebih mulianya lagi pelayanan yang memimpin kepada pembenaran.

10 Sebenarnya apa yang dahulu dianggap mulia, jika dibandingkan dengan kemuliaan yang mengatasi segala sesuatu ini, sama sekali tidak mempunyai arti.

11 Sebab, jika yang pudar itu disertai dengan kemuliaan, betapa lebihnya lagi yang tidak pudar itu disertai kemuliaan.

Catatan pengajaran: ayat 2 adalah tesis pekan ini dan ayat 5 adalah pagarnya. Tanpa ayat 5, ayat 2 bisa dibaca sebagai pujian bagi pelayan.

A3. 2 Korintus 4:7-18, untuk blok Senin

7 Tetapi harta ini kami punyai dalam bejana tanah liat, supaya nyata, bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Allah, bukan dari diri kami.

8 Dalam segala hal kami ditindas, namun tidak terjepit; kami habis akal, namun tidak putus asa;

9 kami dianiaya, namun tidak ditinggalkan sendirian, kami dihempaskan, namun tidak binasa.

10 Kami senantiasa membawa kematian Yesus di dalam tubuh kami, supaya kehidupan Yesus juga menjadi nyata di dalam tubuh kami.

11 Sebab kami, yang masih hidup ini, terus-menerus diserahkan kepada maut karena Yesus, supaya juga hidup Yesus menjadi nyata di dalam tubuh kami yang fana ini.

12 Maka demikianlah maut giat di dalam diri kami dan hidup giat di dalam kamu.

13 Namun karena kami memiliki roh iman yang sama, seperti ada tertulis: “Aku percaya, sebab itu aku berkata-kata”, maka kami juga percaya dan sebab itu kami juga berkata-kata.

14 Karena kami tahu, bahwa Ia, yang telah membangkitkan Tuhan Yesus, akan membangkitkan kami juga bersama-sama dengan Yesus. Dan Ia akan menghadapkan kami bersama-sama dengan kamu kepada diri-Nya.

15 Sebab semuanya itu terjadi oleh karena kamu, supaya kasih karunia, yang semakin besar berhubung dengan semakin banyaknya orang yang menjadi percaya, menyebabkan semakin melimpahnya ucapan syukur bagi kemuliaan Allah.

16 Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari.

17 Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi kami kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya, jauh lebih besar dari pada penderitaan kami.

18 Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal.

Catatan pengajaran: tunjuk empat pasang di ayat 8-9 dengan jari. Tidak satu pun mengatakan bahwa penindasannya berhenti.

A4. 2 Korintus 6:11-18 dan 7:1, untuk blok Rabu

11 Hai orang Korintus! Kami telah berbicara terus terang kepada kamu, hati kami terbuka lebar-lebar bagi kamu.

12 Dan bagi kamu ada tempat yang luas dalam hati kami, tetapi bagi kami hanya tersedia tempat yang sempit di dalam hati kamu.

13 Maka sekarang, supaya timbal balik -- aku berkata seperti kepada anak-anakku --: Bukalah hati kamu selebar-lebarnya!

14 Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap?

15 Persamaan apakah yang terdapat antara Kristus dan Belial? Apakah bagian bersama orang-orang percaya dengan orang-orang tak percaya?

16 Apakah hubungan bait Allah dengan berhala? Karena kita adalah bait dari Allah yang hidup menurut firman Allah ini: “Aku akan diam bersama-sama dengan mereka dan hidup di tengah-tengah mereka, dan Aku akan menjadi Allah mereka, dan mereka akan menjadi umat-Ku.

17 Sebab itu: Keluarlah kamu dari antara mereka, dan pisahkanlah dirimu dari mereka, firman Tuhan, dan janganlah menjamah apa yang najis, maka Aku akan menerima kamu.

18 Dan Aku akan menjadi Bapamu, dan kamu akan menjadi anak-anak-Ku laki-laki dan anak-anak-Ku perempuan demikianlah firman Tuhan, Yang Mahakuasa.”

1 Saudara-saudaraku yang kekasih, karena kita sekarang memiliki janji-janji itu, marilah kita menyucikan diri kita dari semua pencemaran jasmani dan rohani, dan dengan demikian menyempurnakan kekudusan kita dalam takut akan Allah.

Catatan pengajaran: urutannya penting. Hati yang terbuka (ayat 11), lalu lima pertentangan (14-16), lalu alasannya (16b), lalu janji (17-18), baru tuntutan (7:1). Keterpisahan datang sesudah keterbukaan dan sesudah janji, tidak sebelumnya.

A5. 2 Korintus 5:11-21, untuk blok Selasa

11 Kami tahu apa artinya takut akan Tuhan, karena itu kami berusaha meyakinkan orang. Bagi Allah hati kami nyata dengan terang dan aku harap hati kami nyata juga demikian bagi pertimbangan kamu.

12 Dengan ini kami tidak berusaha memuji-muji diri kami sekali lagi kepada kamu, tetapi kami mau memberi kesempatan kepada kamu untuk memegahkan kami, supaya kamu dapat menghadapi orang-orang yang bermegah karena hal-hal lahiriah dan bukan batiniah.

13 Sebab jika kami tidak menguasai diri, hal itu adalah dalam pelayanan Allah, dan jika kami menguasai diri, hal itu adalah untuk kepentingan kamu.

14 Sebab kasih Kristus yang menguasai kami, karena kami telah mengerti, bahwa jika satu orang sudah mati untuk semua orang, maka mereka semua sudah mati.

15 Dan Kristus telah mati untuk semua orang, supaya mereka yang hidup, tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri, tetapi untuk Dia, yang telah mati dan telah dibangkitkan untuk mereka.

16 Sebab itu kami tidak lagi menilai seorang juga pun menurut ukuran manusia. Dan jika kami pernah menilai Kristus menurut ukuran manusia, sekarang kami tidak lagi menilai-Nya demikian.

17 Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.

18 Dan semuanya ini dari Allah, yang dengan perantaraan Kristus telah mendamaikan kita dengan diri-Nya dan yang telah mempercayakan pelayanan pendamaian itu kepada kami.

19 Sebab Allah mendamaikan dunia dengan diri-Nya oleh Kristus dengan tidak memperhitungkan pelanggaran mereka. Ia telah mempercayakan berita pendamaian itu kepada kami.

20 Jadi kami ini adalah utusan-utusan Kristus, seakan-akan Allah menasihati kamu dengan perantaraan kami; dalam nama Kristus kami meminta kepadamu: berilah dirimu didamaikan dengan Allah.

21 Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah.

A6. 2 Korintus 7:2-16, untuk blok Kamis

2 Berilah tempat bagi kami di dalam hati kamu! Kami tidak pernah berbuat salah terhadap seorang pun, tidak seorang pun yang kami rugikan, dan tidak dari seorang pun kami cari untung.

3 Aku berkata demikian, bukan untuk menjatuhkan hukuman atas kamu, sebab tadi telah aku katakan, bahwa kamu telah beroleh tempat di dalam hati kami, sehingga kita sehidup semati.

4 Aku sangat berterus terang terhadap kamu; tetapi aku juga sangat memegahkan kamu. Dalam segala penderitaan kami aku sangat terhibur dan sukacitaku melimpah-limpah.

5 Bahkan ketika kami tiba di Makedonia, kami tidak beroleh ketenangan bagi tubuh kami. Di mana-mana kami mengalami kesusahan: dari luar pertengkaran dan dari dalam ketakutan.

6 Tetapi Allah, yang menghiburkan orang yang rendah hati, telah menghiburkan kami dengan kedatangan Titus.

7 Bukan hanya oleh kedatangannya saja, tetapi juga oleh penghiburan yang dinikmatinya di tengah-tengah kamu. Karena ia telah memberitahukan kepada kami tentang kerinduanmu, keluhanmu, kesungguhanmu untuk membela aku, sehingga makin bertambahlah sukacitaku.

8 Jadi meskipun aku telah menyedihkan hatimu dengan suratku itu, namun aku tidak menyesalkannya. Memang pernah aku menyesalkannya, karena aku lihat, bahwa surat itu menyedihkan hatimu -- kendatipun untuk seketika saja lamanya --,

9 namun sekarang aku bersukacita, bukan karena kamu telah berdukacita, melainkan karena dukacitamu membuat kamu bertobat. Sebab dukacitamu itu adalah menurut kehendak Allah, sehingga kamu sedikit pun tidak dirugikan oleh karena kami.

10 Sebab dukacita menurut kehendak Allah menghasilkan pertobatan yang membawa keselamatan dan yang tidak akan disesalkan, tetapi dukacita yang dari dunia ini menghasilkan kematian.

11 Sebab perhatikanlah betapa justru dukacita yang menurut kehendak Allah itu mengerjakan pada kamu kesungguhan yang besar, bahkan pembelaan diri, kejengkelan, ketakutan, kerinduan, kegiatan, penghukuman! Di dalam semuanya itu kamu telah membuktikan, bahwa kamu tidak bersalah di dalam perkara itu.

12 Sebab itu, jika aku telah menulis surat kepada kamu, maka bukanlah oleh karena orang yang berbuat salah, atau oleh karena orang yang menderita perbuatan salah, melainkan supaya kerelaanmu terhadap kami menjadi nyata bagi kamu di hadapan Allah.

13 Sebab itulah kami menjadi terhibur. Dan selain penghiburan yang kami peroleh itu, kami lebih lagi bersukacita oleh karena sukacita Titus, sebab kamu semua menyegarkan hatinya.

14 Aku memegahkan kamu kepadanya, dan kamu tidak mengecewakan aku. Kami senantiasa mengatakan apa yang benar kepada kamu, demikian juga kemegahan kami di hadapan Titus sudah ternyata benar.

15 Dan kasihnya bertambah besar terhadap kamu, apabila ia mengingat ketaatan kamu semua, bagaimana kamu menyambut kedatangannya dengan takut dan gentar.

16 Aku bersukacita, sebab aku dapat menaruh kepercayaan kepada kamu dalam segala hal.

A7. Ayat rujukan lain

Kol 1:19Karena seluruh kepenuhan Allah berkenan diam di dalam Dia,
Kol 1:20dan oleh Dialah Ia memperdamaikan segala sesuatu dengan diri-Nya, baik yang ada di bumi, maupun yang ada di sorga, sesudah Ia mengadakan pendamaian oleh darah salib Kristus.
Kol 1:21Juga kamu yang dahulu hidup jauh dari Allah dan yang memusuhi-Nya dalam hati dan pikiran seperti yang nyata dari perbuatanmu yang jahat,
Kol 1:22sekarang diperdamaikan-Nya, di dalam tubuh jasmani Kristus oleh kematian-Nya, untuk menempatkan kamu kudus dan tak bercela dan tak bercacat di hadapan-Nya.
Ef 2:13Tetapi sekarang di dalam Kristus Yesus kamu, yang dahulu “jauh”, sudah menjadi “dekat” oleh darah Kristus.
Ef 2:14Karena Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah merubuhkan tembok pemisah, yaitu perseteruan,
Ef 2:15sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera,
Ef 2:16dan untuk memperdamaikan keduanya, di dalam satu tubuh, dengan Allah oleh salib, dengan melenyapkan perseteruan pada salib itu.
Gal 3:8Dan Kitab Suci, yang sebelumnya mengetahui, bahwa Allah membenarkan orang-orang bukan Yahudi oleh karena iman, telah terlebih dahulu memberitakan Injil kepada Abraham: “Olehmu segala bangsa akan diberkati.”
Gal 6:14Tetapi aku sekali-kali tidak mau bermegah, selain dalam salib Tuhan kita Yesus Kristus, sebab olehnya dunia telah disalibkan bagiku dan aku bagi dunia.
1 Kor 2:2Sebab aku telah memutuskan untuk tidak mengetahui apa-apa di antara kamu selain Yesus Kristus, yaitu Dia yang disalibkan.
Ul 10:12“Maka sekarang, hai orang Israel, apakah yang dimintakan dari padamu oleh Tuhan, Allahmu, selain dari takut akan Tuhan, Allahmu, hidup menurut segala jalan yang ditunjukkan-Nya, mengasihi Dia, beribadah kepada Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu,
Ul 22:10Janganlah engkau membajak dengan lembu dan keledai bersama-sama.
Yer 31:33Tetapi beginilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu, demikianlah firman Tuhan: Aku akan menaruh Taurat-Ku dalam batin mereka dan menuliskannya dalam hati mereka; maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku.
Why 18:4Lalu aku mendengar suara lain dari sorga berkata: “Pergilah kamu, hai umat-Ku, pergilah dari padanya supaya kamu jangan mengambil bagian dalam dosa-dosanya, dan supaya kamu jangan turut ditimpa malapetaka-malapetakanya.
Why 21:4Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu.”

Catatan pengajaran: Wahyu 18:4 dicetak di sini karena SDABC pada 6:17 menghubungkan keduanya. Kalau ada anggota yang membawa hari Rabu ke arah Babel rohani, ayatnya sudah ada di tangan Anda.

B Lampiran B: Sumber

B1. Kutipan Ellen G. White yang diperiksa

KutipanSumberDipakai di
“The conversion of sinners and their sanctification...”The Acts of the Apostles, hlm. 328.1Bagian 7, menit 16–26

Kutipan Ellen G. White lain yang dipakai penuntun ini dicetak verbatim di dalam pelajaran itu sendiri, lengkap dengan halamannya, dan dipakai apa adanya dari sana: Catatan Roh Nubuat hari Senin dan hari Rabu, dan kutipan John Huss dalam The Great Controversy, hlm. 105, yang perkataan Huss dan bukan perkataan Ellen G. White.

B2. SDABC, ayat demi ayat

Hanya ayat yang teks komentarnya benar-benar diambil. Semuanya pengambilan paragraf pertama, jadi volume aslinya memuat lebih banyak.

AyatInti komentar jil. 6Dipakai di
3:1Mengapa Paulus terdengar defensif: pernyataannya di 2:17 bisa dibaca sebagai memuji diriKartu Minggu
3:3“Dunia membutuhkan lebih banyak orang Kristen yang dapat dibaca”Kartu Minggu
3:6Perbandingan pelayanan Roh dengan pelayanan kematian, bukan dua jalan keselamatanBagian 8
4:7Harta itu pengenalan akan kemuliaan Allah; tanpa itu bejana lemah akan hancurKartu Senin
4:8Empat pasang pertentangan, dan pertentangan besar antara Kristus dan SetanKartu Senin
4:17Salah satu bagian paling tegas dalam seluruh tulisan PaulusBagian 8
5:18Allah sumber segala hal yang baru, termasuk pelayanan yang baruKartu Selasa
5:20presbeuō, utusan yang berwibawa karena yang mengutusnyaKartu Selasa
6:2Seruan mendesak; kutipan dari LXX Yesaya 49:8Latar
6:11Hanya di sini Paulus menyebut “hai orang Korintus” dengan namaKartu Rabu
6:14Larangan itu mencakup pernikahan tetapi sama sekali tidak terbatas padanyaKartu Rabu, Bagian 6
6:16Tidak ada persekutuan antara Kristus dan Setan, antara Allah dan berhalaKartu Rabu
6:17Gabungan Yes. 52:11-12 dan Yer. 51; keluar dari Babel, lihat Why. 18:4Bagian 6, butir 3
7:1Menutup rangkaian yang dimulai di 6:14; janji lebih dahuluKartu Rabu
7:4parrēsia, keyakinan batin dan keterusteranganKartu Kamis

B3. Sumber lain

Dari mana bahan penuntun ini berasal

Komentar Guru resmi pekan ini menyumbang dua hal yang dipakai di sini: latar surat rekomendasi Yunani-Romawi, yang di dalamnya mengutip Lexham Research Commentary pada 2 Korintus 3:1-3 (belum dibuka langsung, jadi ini kutipan di dalam kutipan); dan catatan bahwa 6:14 sering diterapkan lebih luas daripada konteksnya, yang dipakai di Bagian 6 butir 2.

Komentar Guru juga membuka dengan cerita seorang pendeta muda dan surat-surat rekomendasinya. Cerita itu rapi dan sesuai temanya; kalau kelas pagi ini diam, cerita itu pilihan yang aman. Untuk kelas dewasa yang suka bicara, pembuka di Bagian 3 bekerja lebih cepat karena ia melawan hafalan.

Sabbath School Net menolak permintaan otomatis (Wordfence), tetapi dapat dibaca lewat peramban sungguhan. Dua kolom dipakai pekan ini:

  • Teaching Outline, Bruce N. Cameron. Sumber tiga hal: bahwa “ministry of death” menabrak frasa yang dikenal setiap anggota Advent, yaitu bahwa Sepuluh Hukum adalah salinan tabiat Allah; bahwa Yeremia 31:31-34 adalah jalan keluarnya; dan peringatan bahwa “orang tak percaya” di 6:14 bukan berarti “bukan anggota gereja kita”.
  • Singing with Inspiration, Corinne Knopper. Daftar lagunya ada di B4.

Biblical Research Institute tidak dikonsultasikan. Ciri khas Advent yang paling dekat, yaitu seruan keluar dari Babel di Wahyu 18:4, sudah ditangani oleh SDABC sendiri pada 6:17.

B4. Lagu untuk pekan ini

Nomor SDA Hymnal berasal dari kolom Singing with Inspiration karya Corinne Knopper di Sabbath School Net, lengkap dengan hari yang ia kaitkan. Nomor Lagu Sion Edisi Lengkap diambil dari basis data padanan setempat dan sudah diperiksa. Empat lagu tidak menghasilkan padanan LSEL dan ditandai demikian daripada ditebak.

SDAHJudulLSELJudul IndonesiaCocok untuk
79O Love of God, How Strong and True!176Kasih Allah Benar dan TeguhLagu tema pekan ini
608Faith Is The Victory445Percaya Yang MenangMinggu, iman
486I Do Believe414KupercayaMinggu
511I Know Whom I Have Believed442Tak Ku Mengerti Rahmat-NyaMinggu
517My Faith Looks Up to Thee439Ku Percaya EngkauSenin
341To God Be the Glory280Muliakan AllahSenin, kemuliaan bagi Allah
69Lord Make Us More Holy59Tuhan Jadikanlah Kami Lebih SuciRabu, kekudusan
349God Is Love—(tidak ada padanan LSEL)Lagu tema
193Saviour, Teach Me—(tidak ada padanan LSEL)Selasa, takut akan Tuhan
600Hold Fast—(tidak ada padanan LSEL)Lagu tema
602O Brother, Be Faithful—(tidak ada padanan LSEL)Lagu tema

Penuntun guru Sekolah Sabat, Triwulan III 2026, Pelajaran 10, untuk Sabat 5 September 2026. Profil kelas: dewasa. Disusun dari teks pelajaran resmi, Komentar Guru resmi, SDA Bible Commentary jilid 6, dan tulisan Ellen G. White. Ayat Alkitab dari Terjemahan Baru dan King James Version.

Catatan provenans lengkap ada pada salinan markdown penuntun ini.

Q3 2026 · 1 & 2 Corinthians · Lesson 10

Authentic Christian Ministry

A Sabbath School teacher’s guide, built on this week’s official lesson.

  • Sabbath5 September 2026
  • Time40 minutes
  • ClassAdults
Lesson week
29 August – 4 September 2026, discussed in class on Sabbath 5 September
Read for This Week
3:1-9; 4:7-18; 5:11-15; 1:19-23; 2:13-16; 6:11-18; 7:1-16
Key text the class leaves holding
2 Corinthians 3:2: “Ye are our epistle written in our hearts, known and read of all men:”

“We are troubled on every side, yet not distressed; we are perplexed, but not in despair; Persecuted, but not forsaken; cast down, but not destroyed; Always bearing about in the body the dying of the Lord Jesus, that the life also of Jesus might be made manifest in our body.”

2 Corinthians 4:8-10 (KJV). The lesson prints it in ESV.

1 What This Week Is Actually Arguing

Last week Paul defended himself against a charge of insincerity. This week he stops defending and starts painting: what authentic ministry actually looks like. The title sounds like a lesson for pastors. It is not. It is a lesson about what counts as evidence that a life is being used by God.

In Corinth, letters of recommendation were instruments of power. The city prized honour, status, and fluent speakers. Paul’s opponents arrived carrying letters. Paul did not.

His answer in 3:2 is one of the boldest sentences in the letter: ye are our epistle. The evidence of ministry is not paper but people. Not credentials, not years of service, not office, but people whose lives changed and can be read by anyone.

Then Paul shows the price, and this is where the week stops being comfortable. Authentic ministry means being a clay pot, troubled but not distressed (4:7-9). It means a heart opened wide enough to be rejected (6:11). It means integrity that cannot be traded (4:2). And it means a real separation from the values of the world (6:14-17).

What the lesson is not saying: that suffering by itself proves spirituality, or that the law is bad. Paul contrasts two ministries, not two Gods.

Where the week is heading: to one question that a service record cannot answer. Who is your letter?

2 Objectives

  • Know

    That Paul’s evidence for authentic ministry is changed people rather than credentials, and that the evidence always costs something: suffering, openness, integrity, separation.

  • Feel

    The discomfort of a long-standing member who has held office for decades and is suddenly asked for a name rather than a position.

  • Do

    Name silently one person whose life changed because you were there. If there is no name, name one person who could start being that name this week, and contact them.

Concrete enough to be declined. Some members will say they have no name. That is an honest answer, and it is this week’s lesson.

3 Discussion Plan, 40 Minutes

  • This class has studied this lesson cycle three or four times. The enemy is not incomprehension but recognition: "we know this one" closes a class faster than confusion does. Reach for the day they feel they have mastered, which is Wednesday: almost everyone here has heard "unequally yoked" preached about marriage and nothing else.
  • Elders and officers are in the room, so being wrong in public costs something and people play safe. Ask for readings before verdicts. When an answer is wrong, do not correct it yourself: ask a second person to read the verse and let the text arbitrate.

Opening, minutes 0–3

“Unequally yoked. One phrase only: what has that verse been about, in every sermon you have ever heard on it?”

Almost certainly marriage, and that is indeed one of its applications. Let four or five people answer, then read 6:14-16 and name the five contrasts:

“Righteousness and unrighteousness. Light and darkness. Christ and Belial. A believer and an infidel. The temple of God and idols. Five contrasts, and every one of them is about whose side you are on.”

Then the week’s claim in one sentence: authentic ministry is proved by changed people, and it always costs something.

The clock

MinMoveNote
0–3Opening: what that verse has always been aboutSomebody else has spoken by minute two
3–6Memory Text 4:8-10 read aloud, one questionFour pairs, and the affliction never stops
6–16Wednesday: the weight-bearing day. Read 6:14-18, then Q1This is where it costs
16–26Sunday: the second real question. Read 3:1-3, then Q2Where the class thinks for itself
26–32Monday, Tuesday, Thursday moved through quicklyCut this first if time is short
32–38Application: one nameSpecific enough that someone could refuse it
38–40Key text 3:2, one sentence, prayerEnds on the text

Every day has a slot: Sunday at 16–26; Monday, Tuesday and Thursday at 26–32; Wednesday at 6–16. Monday’s clay-pot image is used again in the application.

If time is eaten, compress 26–32 to three sentences. Never cut the application. For a talkative class, the dominant talker is handled with groups of three for four minutes if needed.

Closing, minutes 38–40

Read 2 Corinthians 3:2 again, slowly. Then one sentence:

“Paul had no letter of recommendation. He had people. The question is not whether you are qualified, but who can be read by somebody else.”

Then pray. Do not summarize the lesson in the prayer.

4 Day-by-Day Map

DayTitlePassagesLands in
Sunday, 30 AugFruits of an Authentic Ministry3:1-916–26
Monday, 31 AugSuffering and Glory4:7-1826–32
Tuesday, 1 SepMinistry of Reconciliation5:11-2126–32
Wednesday, 2 SepCall to Holiness6:11-186–16
Thursday, 3 SepComfort and Joy7:2-1626–32

The SDABC entries below are paraphrases of the first paragraph of the commentary, not word-for-word quotations. The Ellen G. White entry is verbatim.

Sunday: Fruits of an Authentic Ministry

30 August · minutes 16–26, the second real question

3:1-9

What this day is doing

Setting the week’s thesis. Paul redefines what counts as evidence.

Points to hold

  • 3:2 is the sentence: ye are our epistle. The evidence of ministry is people, not paper.
  • Paul does not call the law bad. He compares two ministries: one written on stone, one written on hearts (3:3). See Section 8.
  • 3:5: the sufficiency is of God. Paul closes the door on reading the fruit of ministry as the minister’s achievement.

Quotes for this day

“Manifestly declared” is literally “made known”, “revealed”. The world has need of more legible Christians. The language of a Christlike life is intended for all mankind.

Use: “more legible Christians” is the fastest way to make verse 2 concrete. One sentence at minute 18.

In ch. 2:17 Paul contrasts himself with the false leaders who had corrupted the Word of God at Corinth. There was a strong possibility his plain statement would be misinterpreted and provoke criticism: was Paul commending himself?

Use: explains why Paul sounds defensive at the start of chapter 3. Reserve only.

“Paul’s opponents came to Corinth carrying letters of recommendation. Paul had none. His answer: you are my letter. The evidence of ministry is changed people, and that cannot be forged.”

Spare question

“Paul calls the Corinthian church his letter, and that church was full of division and sin. Does a letter of recommendation have to be perfect before it can be read?”

Monday: Suffering and Glory

31 August · minutes 26–32

4:7-18

What this day is doing

Showing the first price. A clay pot, and four pairs of contrasts that never once say the affliction stops.

Points to hold

  • Four pairs in 4:8-9: troubled but not distressed, perplexed but not in despair, persecuted but not forsaken, cast down but not destroyed. Notice what is not said: the trouble does not stop.
  • The treasure is not Paul. 4:7: it is the knowledge of the glory of God in the face of Jesus Christ, and the vessel really is clay.
  • 4:17 uses an extreme comparison. SDABC calls it one of the most emphatic passages in all of Paul’s writings.

Quotes for this day

Verses 8-10 contain four pairs of contrasts. On one side they illustrate the frailty of the earthen vessel, on the other the excellency of the power of God despite that frailty. Every Christian, and particularly the Christian minister, finds himself in the midst of the age-long warfare between Christ and Satan.

Use: lifts the four pairs from a list of complaints into the great controversy. Read at 26–32.

“Paul does not say the affliction stopped. He says he was not destroyed. There is a distance between ‘not destroyed’ and ‘fine’, and some of us live in that distance for years.”

Spare question

“The four pairs say troubled but not distressed. Where is the line between ‘not destroyed’ and ‘fine’?”

Tuesday: Ministry of Reconciliation

1 September · minutes 26–32

5:11-21; 1:19-23; 2:13-16

What this day is doing

Naming the work. Not merely proclaiming, but reconciling.

Points to hold

  • 5:18: God reconciles, then gives the ministry of reconciliation to us. The order matters: we do not create reconciliation, we pass it on.
  • 5:20 uses presbeuō, an official envoy. An ambassador carries weight because of the one who sent him, not because of himself.
  • 5:14 gives the motive: the love of Christ constrains us. Not duty, not guilt.

Quotes for this day

“We are ambassadors” from presbeuō, literally “to be older”, hence “to be an elder”, “to be ambassador”. The word characterizes the ambassador as one distinguished by dignity and experience and therefore vested with authority. Christ’s ambassadors become such by virtue of prior attachment to Him.

Use: answers the member who feels insufficiently qualified to minister. The envoy’s authority is not his own.

“God reconciles us first, then puts the same work into our hands. We do not begin reconciliation; we pass it on to the next person.”

Spare question

“Paul calls himself an ambassador speaking for Christ. If an ambassador misspeaks, whose name is damaged?”

Wednesday: Call to Holiness

2 September · minutes 6–16, the weight-bearing day

6:11-18; 7:1

What this day is doing

Paying the price. And the day most likely to be argued about, because the class has its answer ready before the verse is opened.

The weight-bearing day. Read 6:14-18 aloud from the Bible. Five verses. Leave eight minutes for questions, and let the silence sit four to six seconds after the ask.

Points to hold

  • Before the demand for separation comes 6:11: our heart is enlarged. SDABC notes this is the only place in either letter where Paul addresses them by name, "ye Corinthians". The command to separate comes from a man who opened his heart first.
  • The five contrasts in 6:14-16 are about allegiance, not household arrangements. But do not overcorrect: see Section 6, item 2.
  • "Yoked" is a farming term. 22:10: do not plow with an ox and an ass together. Two animals of different stride and strength bound to one plough. That is the image, and it is not about hostility but about mismatched pace.
  • An important guard in an Adventist class: "unbeliever" in verse 14 does not mean "not a member of our denomination". Paul pairs the word with Belial. What is at stake is allegiance to Christ against unbelief, not agreement on every point of doctrine. (Cameron, ssnet.)
  • The reason is given in 6:16: ye are the temple of the living God. The separation is not a rule; it follows from what they already are.
  • 7:1 closes the sequence begun at 6:14. Promises first, then the demand.

Quotes for this day

“Be ye not” is literally “do not become”. Chapters 6:14 to 7:1 are an extended parenthesis: a warning against any and every kind of association with unbelievers that would place Christians in situations where it is difficult or impossible to avoid compromising principle. This prohibition includes the marriage relationship, but is by no means restricted to it.

Use: the sentence that guards you against both errors at once. Read it at minute 12, after the class has narrowed it to marriage and before anyone concludes marriage is excluded.

Paul combines several OT passages such as Isaiah 52:11-12 and Jeremiah 51:6, 45. The historical reference is the departure of captive Israelites from ancient Babylon, which Paul uses to illustrate the separation of God’s people from the world and from spiritual Babylon.

Use: connects this day to Revelation 18:4. See Section 6, item 3. Use only if asked.

Spare question

“The reason Paul gives in verse 16 is that they are God’s temple. If that is the reason, is the separation a rule or a consequence?”

Thursday: Comfort and Joy

3 September · minutes 26–32

7:2-16

What this day is doing

Closing the circle opened in chapter 1. Titus arrives, the news is good, and Paul erupts.

Points to hold

  • 7:3: "ye are in our hearts, to die and live with you." Rare language from a leader to a congregation that has just wounded him.
  • parakaleō and paraklēsis occur seven times in chapter 7. Chapter 1 opened with comfort; chapter 7 closes with it.
  • 7:10 distinguishes godly sorrow from the sorrow of the world. This was covered last week; do not re-teach it at length.

Quotes for this day

“Boldness” from parrēsia, a word referring to confidence of mind as well as to verbal expression. Paul’s pride in them reflects that inward confidence. In 7:4-16 he reaffirms the joy occasioned by the good report brought by Titus.

Use: a closing line for Thursday at 26–32.

“This letter opens with comfort in chapter 1 and closes with comfort in chapter 7. In between: an accusation, a painful letter, and a reconciliation. That is the shape of authentic ministry. Not straight, but it does not stop.”

Spare question

“Paul tells a congregation that has just wounded him: we live and die together. What makes a person able to say that?”

5 The Two Questions Worth Real Time

Both are self-contained: the setup carries the fact, the ask opens the judgment. A member who did not read the lesson can still answer.

minutes 6–16, the Wednesday block

“Paul tells them to come out and be separate. The five things he contrasts are all about allegiance. Then in verse 16 he gives the reason: you are the temple of the living God.”

“If that is the reason, what is the separation protecting? And name one thing in your own week that it would actually touch.”

Why it matters

The only place this week that demands something of the class rather than of Paul. And in this adult room the question works against memory: they already know the safe answer.

What to expect

Marriage first. Then business partnerships, then entertainment. What rarely comes, and what is closest to the text, is worship: whose side am I actually on. Some will say separation means avoiding people, which is a serious objection. See Section 8.

How to keep it open

If someone narrows it back to marriage, do not correct them yourself. Ask a second person to read verse 16 and say what reason it gives. If instead someone concludes marriage is excluded, read SDABC on 6:14 from the Wednesday card, which says the prohibition includes marriage but is not restricted to it.

minutes 16–26, the Sunday block

“Paul’s opponents arrived in Corinth carrying letters of recommendation from important people. Paul carried none. He said: you are our epistle, known and read of all men.”

“If the evidence of ministry is people and not paper, who is your letter? Name one person silently. Do not say it aloud.”

Why it matters

There are people in this room who have held office for decades. This question cannot be answered with a service record, which is exactly why it works.

What to expect

Mostly silence. Some will name a child or grandchild, which is legitimate. Some will realise they have no name, and that is not the question failing, it is the lesson. Do not rush to comfort.

How to keep it open

The Sabbath School answer that will close this down is “what matters is that we serve faithfully.” Reopen with: “Paul could name a congregation. Not his faithfulness, them. What is the difference?” Then point to 3:5: the sufficiency is of God, so the question is not about anyone’s greatness.

6 Background the Class Does Not Have

1. A letter of recommendation was an instrument of power, not a formality

In the Greco-Roman world a traveller carried a letter from a friend to request a kindness: hospitality, help, employment. The writer vouched for the bearer’s character, and the recipient felt obliged to treat the bearer as he would treat the writer. The letter transferred honour.

This background comes from this week’s official Teacher Comments, quoting the Lexham Research Commentary on 2 Corinthians 3:1-3. Corinth prized honour, status and fluent speakers, and Paul’s opponents fitted that mould.

It changes the weight of 3:2. Paul is not being modest. He is rejecting the whole system: he has no letter, and he says changed people are the higher currency.

2. Two equal and opposite errors on 6:14

Your class has most likely only ever heard this verse about marriage. That is too narrow. But there is an opposite danger, and a teacher who has just discovered the five contrasts falls into it easily: concluding the verse is not about marriage.

Two Adventist sources on your desk hold the balance:

  • SDABC on 6:14 states the prohibition “includes the marriage relationship, but is by no means restricted to it.”
  • The official Teacher Comments this week notes the verse is often applied broadly while its context speaks to the ministerial call of separation: not isolation, but a life markedly distinct from the patterns and values of the world.

So the right sentence for the class is not “this is not about marriage” but: marriage is one application, not the boundary.

3. “Come out from among them” is Babylon language

6:17 is not Paul’s own sentence. SDABC notes he combines Isaiah 52:11-12 with Jeremiah 51:6 and 45, and the historical reference is Israel leaving Babylon. On their return from captivity the Jews were charged not to carry back anything savouring of pagan idolatry.

Here an Adventist distinctive stands up without being forced. SDABC itself links this verse to 18:4, the call out of spiritual Babylon. If a member takes it there, they are not wandering: they are following SDABC. Say the link once, then come back to Corinth, because what Paul demands here is present and personal, not end-time prophecy.

7 Ellen G. White for This Week

The assigned Friday reading: Ellen G. White, “The Message Heeded,” pp. 323–334, in The Acts of the Apostles. Open the table of contents. This is the same reading as last week, and the lesson says so itself: read it again, this time attending to Paul’s severe letter and to his joy at the good news.

The quotation that carries the whole week

“The conversion of sinners and their sanctification through the truth is the strongest proof a minister can have that God has called him to the ministry. The evidence of his apostleship is written upon the hearts of those converted, and is witnessed to by their renewed lives. Christ is formed within, the hope of glory.”

The Acts of the Apostles, p. 328.1. Open this paragraph

Use: the lesson prints this in its Sabbath Afternoon section, and it says the same thing as 3:2 in other words: the evidence is written on hearts, not on paper. Read it at 16–26 as the close of the second question, after the class has gone quiet. Stop after “the hope of glory”; the next sentence is about the minister being strengthened, which turns attention from the people back to the minister.

The lesson’s own Spirit of Prophecy notes

The lesson prints verbatim Ellen G. White material on every day, with page numbers. Two are most usable:

  • Monday, on suffering: the way to heaven is a cross-bearing way. There is a hard sentence there, that she craved the suffering part. If you read it, read the whole paragraph; half of that sentence can sound like seeking suffering.
  • Wednesday, on holiness: holiness of heart and purity of life were the great subjects of Christ’s teaching, and holiness produces right actions. This balances Wednesday so that separation does not sound like a list of prohibitions.

The John Huss quotation on Monday is not Ellen G. White’s sentence. It is Huss, whom she quotes in The Great Controversy, p. 105. If you read it aloud, say “Huss said, as quoted in The Great Controversy”, not “Ellen White said”.

8 Handling the Hard Spots

“If we have to separate, how do we evangelize? Jesus ate with sinners.”

The best objection of the week, and the person raising it is defending the gospel, not resisting it.

The answer is in what Paul does and does not demand. The five contrasts in 6:14-16 are about fellowship and allegiance, not about presence. Paul himself stayed eighteen months in Corinth. And SDABC on 6:14 defines what is forbidden as association that places a Christian where it is difficult or impossible to avoid compromising principle. That is the test: not who I meet, but what I have to surrender to stay there.

“So the old covenant was bad? The law kills?”

The lesson anticipates this, and deserves credit for it: a hasty reader may think the old covenant gave no hope of salvation, and that is untrue. Salvation was available in both.

In an Adventist class this objection has a sharper form, and Bruce Cameron writes it honestly in his Teaching Outline: we were taught the Ten Commandments are the transcript of God’s character. Then Paul calls them the ministry of death. Were we taught wrongly?

The way through is not to soften Paul but 31:31-34. The new covenant does not delete the law; it writes it on hearts. So what Paul contrasts is not law against Spirit but law on stone against law in the heart. Same content; different location, and therefore different power.

Teach the contrast as two ministries, not two Gods and not two ways of salvation. 3:6: what was written on stone exposes sin and condemns; the Spirit gives life. If someone pulls this toward the law being abolished, go back to 3:3: the same law is now written on hearts, not erased.

Read 3:1-11 tonight and decide how you will state the two-covenant contrast in two sentences. It is the one item this week that can eat a whole block if you are unprepared, because it touches the law and the Sabbath at once.

“Paul calls his affliction light and momentary. Mine does not feel light.”

Do not rush to defend the verse. 4:17 does use an extreme comparison, and SDABC calls it one of the most emphatic passages in Paul.

Notice Paul does not say his suffering was small. He says it was light by comparison. And the man who wrote it had been whipped five times. Then ask the class: “Who has the right to say that sentence to somebody else?” The answer is almost always: only someone carrying it themselves.

Where the lesson is thin

Thursday says how much comfort and joy a congregation can bring to its ministers by faithfully committing themselves to Christ. True as advice, but as last week, it shifts the passage from repentance to supporting leaders. What 7:9-10 says is that their sorrow produced repentance.

Teach the text. Paul’s joy came because they repented, not because they backed him. Do not attack the quarterly in front of the class; just teach the verse.

A Appendix A: Every Bible Text, KJV

A1. Memory Text and Key Text

2 Cor 4:8We are troubled on every side, yet not distressed; we are perplexed, but not in despair;
2 Cor 4:9Persecuted, but not forsaken; cast down, but not destroyed;
2 Cor 4:10Always bearing about in the body the dying of the Lord Jesus, that the life also of Jesus might be made manifest in our body.
2 Cor 3:2Ye are our epistle written in our hearts, known and read of all men:

A2. 2 Corinthians 3:1-11, for the Sunday block

1 Do we begin again to commend ourselves? or need we, as some others, epistles of commendation to you, or letters of commendation from you?

2 Ye are our epistle written in our hearts, known and read of all men:

3 Forasmuch as ye are manifestly declared to be the epistle of Christ ministered by us, written not with ink, but with the Spirit of the living God; not in tables of stone, but in fleshy tables of the heart.

4 And such trust have we through Christ to God-ward:

5 Not that we are sufficient of ourselves to think any thing as of ourselves; but our sufficiency is of God;

6 Who also hath made us able ministers of the new testament; not of the letter, but of the spirit: for the letter killeth, but the spirit giveth life.

7 But if the ministration of death, written and engraven in stones, was glorious, so that the children of Israel could not stedfastly behold the face of Moses for the glory of his countenance; which glory was to be done away:

8 How shall not the ministration of the spirit be rather glorious?

9 For if the ministration of condemnation be glory, much more doth the ministration of righteousness exceed in glory.

10 For even that which was made glorious had no glory in this respect, by reason of the glory that excelleth.

11 For if that which is done away was glorious, much more that which remaineth is glorious.

Teaching note: verse 2 is the week’s thesis and verse 5 is its fence. Without verse 5, verse 2 can be read as praise for the minister.

A3. 2 Corinthians 4:7-18, for the Monday block

7 But we have this treasure in earthen vessels, that the excellency of the power may be of God, and not of us.

8 We are troubled on every side, yet not distressed; we are perplexed, but not in despair;

9 Persecuted, but not forsaken; cast down, but not destroyed;

10 Always bearing about in the body the dying of the Lord Jesus, that the life also of Jesus might be made manifest in our body.

11 For we which live are alway delivered unto death for Jesus' sake, that the life also of Jesus might be made manifest in our mortal flesh.

12 So then death worketh in us, but life in you.

13 We having the same spirit of faith, according as it is written, I believed, and therefore have I spoken; we also believe, and therefore speak;

14 Knowing that he which raised up the Lord Jesus shall raise up us also by Jesus, and shall present us with you.

15 For all things are for your sakes, that the abundant grace might through the thanksgiving of many redound to the glory of God.

16 For which cause we faint not; but though our outward man perish, yet the inward man is renewed day by day.

17 For our light affliction, which is but for a moment, worketh for us a far more exceeding and eternal weight of glory;

18 While we look not at the things which are seen, but at the things which are not seen: for the things which are seen are temporal; but the things which are not seen are eternal.

Teaching note: point at the four pairs in vv. 8-9. Not one of them says the trouble stopped.

A4. 2 Corinthians 6:11-18 and 7:1, for the Wednesday block

11 O ye Corinthians, our mouth is open unto you, our heart is enlarged.

12 Ye are not straitened in us, but ye are straitened in your own bowels.

13 Now for a recompence in the same, (I speak as unto my children,) be ye also enlarged.

14 Be ye not unequally yoked together with unbelievers: for what fellowship hath righteousness with unrighteousness? and what communion hath light with darkness?

15 And what concord hath Christ with Belial? or what part hath he that believeth with an infidel?

16 And what agreement hath the temple of God with idols? for ye are the temple of the living God; as God hath said, I will dwell in them, and walk in them; and I will be their God, and they shall be my people.

17 Wherefore come out from among them, and be ye separate, saith the Lord, and touch not the unclean thing; and I will receive you,

18 And will be a Father unto you, and ye shall be my sons and daughters, saith the Lord Almighty.

1 Having therefore these promises, dearly beloved, let us cleanse ourselves from all filthiness of the flesh and spirit, perfecting holiness in the fear of God.

Teaching note: the order matters. An open heart (v. 11), then the five contrasts (14-16), then the reason (16b), then the promises (17-18), and only then the demand (7:1). Separation comes after openness and after promise, never before.

A5. 2 Corinthians 5:11-21, for the Tuesday block

11 Knowing therefore the terror of the Lord, we persuade men; but we are made manifest unto God; and I trust also are made manifest in your consciences.

12 For we commend not ourselves again unto you, but give you occasion to glory on our behalf, that ye may have somewhat to answer them which glory in appearance, and not in heart.

13 For whether we be beside ourselves, it is to God: or whether we be sober, it is for your cause.

14 For the love of Christ constraineth us; because we thus judge, that if one died for all, then were all dead:

15 And that he died for all, that they which live should not henceforth live unto themselves, but unto him which died for them, and rose again.

16 Wherefore henceforth know we no man after the flesh: yea, though we have known Christ after the flesh, yet now henceforth know we him no more.

17 Therefore if any man be in Christ, he is a new creature: old things are passed away; behold, all things are become new.

18 And all things are of God, who hath reconciled us to himself by Jesus Christ, and hath given to us the ministry of reconciliation;

19 To wit, that God was in Christ, reconciling the world unto himself, not imputing their trespasses unto them; and hath committed unto us the word of reconciliation.

20 Now then we are ambassadors for Christ, as though God did beseech you by us: we pray you in Christ's stead, be ye reconciled to God.

21 For he hath made him to be sin for us, who knew no sin; that we might be made the righteousness of God in him.

A6. 2 Corinthians 7:2-16, for the Thursday block

2 Receive us; we have wronged no man, we have corrupted no man, we have defrauded no man.

3 I speak not this to condemn you: for I have said before, that ye are in our hearts to die and live with you.

4 Great is my boldness of speech toward you, great is my glorying of you: I am filled with comfort, I am exceeding joyful in all our tribulation.

5 For, when we were come into Macedonia, our flesh had no rest, but we were troubled on every side; without were fightings, within were fears.

6 Nevertheless God, that comforteth those that are cast down, comforted us by the coming of Titus;

7 And not by his coming only, but by the consolation wherewith he was comforted in you, when he told us your earnest desire, your mourning, your fervent mind toward me; so that I rejoiced the more.

8 For though I made you sorry with a letter, I do not repent, though I did repent: for I perceive that the same epistle hath made you sorry, though it were but for a season.

9 Now I rejoice, not that ye were made sorry, but that ye sorrowed to repentance: for ye were made sorry after a godly manner, that ye might receive damage by us in nothing.

10 For godly sorrow worketh repentance to salvation not to be repented of: but the sorrow of the world worketh death.

11 For behold this selfsame thing, that ye sorrowed after a godly sort, what carefulness it wrought in you, yea, what clearing of yourselves, yea, what indignation, yea, what fear, yea, what vehement desire, yea, what zeal, yea, what revenge! In all things ye have approved yourselves to be clear in this matter.

12 Wherefore, though I wrote unto you, I did it not for his cause that had done the wrong, nor for his cause that suffered wrong, but that our care for you in the sight of God might appear unto you.

13 Therefore we were comforted in your comfort: yea, and exceedingly the more joyed we for the joy of Titus, because his spirit was refreshed by you all.

14 For if I have boasted any thing to him of you, I am not ashamed; but as we spake all things to you in truth, even so our boasting, which I made before Titus, is found a truth.

15 And his inward affection is more abundant toward you, whilst he remembereth the obedience of you all, how with fear and trembling ye received him.

16 I rejoice therefore that I have confidence in you in all things.

A7. Other reference verses

Col 1:19For it pleased the Father that in him should all fulness dwell;
Col 1:20And, having made peace through the blood of his cross, by him to reconcile all things unto himself; by him, I say, whether they be things in earth, or things in heaven.
Col 1:21And you, that were sometime alienated and enemies in your mind by wicked works, yet now hath he reconciled
Col 1:22In the body of his flesh through death, to present you holy and unblameable and unreproveable in his sight:
Eph 2:13But now in Christ Jesus ye who sometimes were far off are made nigh by the blood of Christ.
Eph 2:14For he is our peace, who hath made both one, and hath broken down the middle wall of partition between us;
Eph 2:15Having abolished in his flesh the enmity, even the law of commandments contained in ordinances; for to make in himself of twain one new man, so making peace;
Eph 2:16And that he might reconcile both unto God in one body by the cross, having slain the enmity thereby:
Gal 3:8And the scripture, foreseeing that God would justify the heathen through faith, preached before the gospel unto Abraham, saying, In thee shall all nations be blessed.
Gal 6:14But God forbid that I should glory, save in the cross of our Lord Jesus Christ, by whom the world is crucified unto me, and I unto the world.
1 Cor 2:2For I determined not to know any thing among you, save Jesus Christ, and him crucified.
Deut 10:12And now, Israel, what doth the LORD thy God require of thee, but to fear the LORD thy God, to walk in all his ways, and to love him, and to serve the LORD thy God with all thy heart and with all thy soul,
Deut 22:10Thou shalt not plow with an ox and an ass together.
Jer 31:33But this shall be the covenant that I will make with the house of Israel; After those days, saith the LORD, I will put my law in their inward parts, and write it in their hearts; and will be their God, and they shall be my people.
Rev 18:4And I heard another voice from heaven, saying, Come out of her, my people, that ye be not partakers of her sins, and that ye receive not of her plagues.
Rev 21:4And God shall wipe away all tears from their eyes; and there shall be no more death, neither sorrow, nor crying, neither shall there be any more pain: for the former things are passed away.

Teaching note: Revelation 18:4 is printed here because SDABC on 6:17 links the two. If a member takes Wednesday toward spiritual Babylon, the verse is already in hand.

B Appendix B: Sources

B1. Verified Ellen G. White quotation

QuotationSourceUsed at
“The conversion of sinners and their sanctification...”The Acts of the Apostles, p. 328.1Section 7, minutes 16–26

The other Ellen G. White material used here is printed verbatim inside the lesson itself with its page numbers, and is used as it stands from there: Monday’s and Wednesday’s Spirit of Prophecy notes, and the John Huss quotation in The Great Controversy, p. 105, which is Huss speaking rather than Ellen G. White.

B2. SDABC, verse by verse

Only verses whose commentary text was actually retrieved. All are first-paragraph extractions, so the printed volume carries more on each.

VerseWhat vol. 6 saysUsed at
3:1Why Paul sounds defensive: his statement at 2:17 could be read as self-commendationSunday card
3:3“The world has need of more legible Christians”Sunday card
3:6The ministration of the Spirit contrasted with the ministration of death, not two ways of salvationSection 8
4:7The treasure is the knowledge of the glory of God; without it the weak vessel would collapseMonday card
4:8Four pairs of contrasts, set inside the warfare between Christ and SatanMonday card
4:17One of the most emphatic passages in all of Paul’s writingsSection 8
5:18God is the source of all the new things, including the new ministryTuesday card
5:20presbeuō; the envoy carries authority from the one who sent himTuesday card
6:2An urgent appeal; the quotation is from the LXX of Isaiah 49:8Background
6:11The only place in either letter where Paul addresses them by nameWednesday card
6:14The prohibition includes marriage but is by no means restricted to itWednesday card, Section 6
6:16There can be no alliance between Christ and Satan, the true God and false godsWednesday card
6:17Isaiah 52:11-12 combined with Jeremiah 51; leaving Babylon, see Rev. 18:4Section 6, item 3
7:1Closes the sequence begun at 6:14; the promises come firstWednesday card
7:4parrēsia, confidence of mind as well as plainness of speechThursday card

B3. Other sources

Where the material in this guide came from

The official Teacher Comments contributed two things used here: the Greco-Roman letter-of-recommendation background, within which it quotes the Lexham Research Commentary on 2 Corinthians 3:1-3 (not opened directly, so this is a quotation within a quotation); and the note that 6:14 is often applied more broadly than its context, used in Section 6, item 2.

The Teacher Comments also opens with a story about a young pastor and his letters of recommendation. It is tidy and on theme; if the class is quiet this morning it is a safe choice. For a talkative adult class the opening in Section 3 works faster, because it works against memory.

Sabbath School Net refuses automated requests (Wordfence) but reads fine in a real browser. Two columns were used this week:

  • Teaching Outline, Bruce N. Cameron. The source of three things: that "ministry of death" collides with a phrase every Adventist member knows, that the Ten Commandments are the transcript of God's character; that Jeremiah 31:31-34 is the way through; and the warning that "unbeliever" in 6:14 does not mean "not a member of our denomination".
  • Singing with Inspiration, Corinne Knopper. Hymn list in B4.

The Biblical Research Institute was not consulted. The nearest Adventist distinctive, the call out of Babylon in Revelation 18:4, is handled by SDABC itself on 6:17.

B4. Hymns for this week

SDA Hymnal numbers come from Corinne Knopper’s Singing with Inspiration column at Sabbath School Net, with the day she attaches each to. Lagu Sion numbers come from a verified local concordance, in case the class sings in Indonesian. Four produced no LSEL match and are marked as such rather than guessed.

SDAHTitleLSELIndonesian titleFits
79O Love of God, How Strong and True!176Kasih Allah Benar dan TeguhLagu tema pekan ini
608Faith Is The Victory445Percaya Yang MenangMinggu, iman
486I Do Believe414KupercayaMinggu
511I Know Whom I Have Believed442Tak Ku Mengerti Rahmat-NyaMinggu
517My Faith Looks Up to Thee439Ku Percaya EngkauSenin
341To God Be the Glory280Muliakan AllahSenin, kemuliaan bagi Allah
69Lord Make Us More Holy59Tuhan Jadikanlah Kami Lebih SuciRabu, kekudusan
349God Is Love—(tidak ada padanan LSEL)Lagu tema
193Saviour, Teach Me—(tidak ada padanan LSEL)Selasa, takut akan Tuhan
600Hold Fast—(tidak ada padanan LSEL)Lagu tema
602O Brother, Be Faithful—(tidak ada padanan LSEL)Lagu tema